Good Bye Hokkaido, Welcome to Tokyo!

It’s time to say goodbye to Hokkaido. Lima hari yang menyenangkan dan mengesankan karena menambah daftar perjalanan baru kami.

Hari ini kami berangkat ke Tokyo dengan menggunakan shinkansen. Awalnya kami ingin naik pesawat karena akan menghemat waktu. Akan tetapi tanggal kami ke Tokyo adalah tanggal dimulainya Golden Week, sehingga harga tiket melonjak tinggi. Kami memutuskan untuk memanfaatkan JR Pass (lumayan banget loh untuk berhemat).

Rute untuk sampai ke Tokyo yaitu :

  1. Sapporo – Shin-Hakodate Hokuto : JR Limited Express Super Hokuto (3 jam 11 menit)
  2. Shin-Hakodate Hokuto – Tokyo : Shinkansen Hayabusa (4 jam 35 menit)

*transit di Shin-Hakodate Hokuto 20 menit

Total perjalanan memakan waktu 8 jam 6 menit.

Kereta kami dari Sapporo berangkat pukul 6 pagi, yang berarti kami jam 5.30 sudah sampai di Sapporo Station, sedangkan subway pertama beroperasi jam 6 pagi. Alternatifnya adalah dengan naik taxi dari hotel ke Sapporo Station. Argo awal saat naik yaitu 700 yen. Untungnya jarak dari hotel kami ke Sapporo St tidak terlalu jauh.

Jangan lupa untuk membawa bekal dan cemilan yang telah dibeli sebelumnya karena makanan yang dijual di kereta tentunya lebih mahal bila dibandingkan kita beli diluar. Tetapi jika memang terpaksa, bento didalam shinkansen boleh menjadi pilihan.

Jam 9.11 kami sampai di Shin-Hakodate Hokuto dan transfer ke gate shinkansen. Disini ada jedah 20 menit sehingga kami dapat membeli makanan dan minum terlebih dahulu (ada mini market KIOSK).

Jam 2 siang akhirnya kami sampai di Tokyo Station dengan muka kelelahan karena perjalanan yang jauh. Sesampainya di Tokyo, kami bergegas menuju rumah yang telah kami sewa via AirBnb di daerah Hosui-Susukino untuk menaruh koper. Oh ya, di Tokyo kami kedatangan member baru yaitu kakak laki-laki saya 😁

Tokyo Station

Mungil, rapi dan minimalis. Itulah kebanyakan tipe-tipe rumah di Jepang. Karena mahalnya harga properti, penduduk Jepang harus memanfaatkan sebisa mungkin lahan yang ada.

GYUKATSU MOTOMURA

One of my culinary list in Tokyo, Gyukatsu Motomura! Satu dari restoran gyukatsu paling terkenal di Tokyo. Mereka telah membuka beberapa cabang seperti di Shibuya dan Shinjuku.

Cabang Shibuya cenderung lebih sempit dan antriannya lebih panjang. Akhirnya kami memilih cabang di Shinjuku yang direkomendasikan oleh traveller lain. Berada di lokasi yang strategis dekat dengan Shinjuku Station,akhirnya kami menemukan restoran tersebut. Tadaaaaa!!! Antriannya sungguh luar biasa padahal bukan jam makan. Di sela-sela mengantri, saya dan kakak sempat mampir membeli croquant chou ZAKU ZAKU γ‚Άγ‚―γ‚Άγ‚― di Shinjuku Station.

Zaku Zaku γ‚Άγ‚―γ‚Άγ‚―

Kami baru mendapat tempat setelah lebih dari 1 jam mengantri. But it’s worth it buat rasanya. Superb! Must try! πŸ‘
Menu disediakan dalam bahasa inggris. Gyukatsu tersedia dalam beberapa size : 100 gram (Β₯1,200 dengan yam, and Β₯1,100 tanpa yam), 130 gram (Β₯1,400 dengan yam, and Β₯1,300 tanpa yam), 260 gram (Β₯2,200 dengan yam, and Β₯2,100 tanpa yam).

Gyukatsu Motomura
Advertisements

One thought on “Good Bye Hokkaido, Welcome to Tokyo!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s