The Capital City of China

Terbang dari Shanghai ke Beijing menggunakan pesawat China Eastern dengan perjalanan selama 2 jam 15 menit. Setibanya di Beijing, kami langsung check in hotel, kali ini saya memilih Novotel yang dekat dengan subway Chong Wen Men Station.

Temple of Heaven (Tian Tan)

Temple of Heaven awalnya adalah tempat kaisar dari Dinasti Ming dan Dinasti Qing menggelar ibadah upacara surga. Pada tahun 1988, bangunan ini dibuka untuk um sebagai simbol dari filsafat kuno, sejarah dan agama. Luas dari Temple of Heaven adalah 2,7 km persegi, yang bahkan lebih besar dari Forbidden City.

Temple of Heaven memiliki 3 area utama yaitu The Hall of Prayer for Good Harvest, Echo Wall, dan Circular Mound Altar. Harga tiket juga ada 2 macam yaitu dari 1 Nov – 31 Mar sebesar CNY 30 dan dari 1 Apr – 31 Okt CNY 35. Harga tiket ini sudah termasuk semua pintu masuk 3 area utama.

Akses ke Temple Of Heaven ada beberap opsi, yaitu :

  1. Bus no. 120, 122, 36, 525, 53, 958, Te 11, Te 3, Te 12, Yuntong 102, turun di Tiantan Nanmen (South Gate) Station.
  2. Bus no. 120, 17, 2, 35, 36, 504, 53, 622, 69, 71, 72, 93, Te 11, turun di Tiantan Ximen (West Gate) Station.
  3. Bus no. 106, 110, 34, 35, 36, 6, 72, turun di Tiantan Beimen (North Gate) Station.
  4. Subway Line 5 turun di Tiantan Dongmen Station exit A dan kalian akan melihat East Gate.

Saya memilih untuk naik subway karena lebih mudah dibanding naik bus lokal. Memasuki East Gate, saya mengantri untuk membeli tiket.

Memasuki area Temple of Heaven, saya melewati koridor menuju The Hall of Prayer for Good Harvest. Koridor dipenuhi banyak orang tua yang sedang main mahjong, senam, taichi, main catur versi China, dan mengobrol. Melewati koridor, langsung disambut gerbang besar menuju The Hall of Prayer.

The Hall of Prayer for Good Harvest


Setelah puas berfoto-foto, saya langsung menuju Imperial Vault of Heaven. Didalamnya terdapat seperti versi kecilnya dari The Hall of Prayer tetapi atapnya hanya single circular.

Main Gate ke Imperial Vault of Heaven

Di dalam area Imperial Vault of Heaven, ada tembok bulat yang mengelilingi area tersebut yang disebut sebagai Echo Wall. Konon katanya kalau kita berbisik dari ujung sini ke ujung sana bisa terdengar dengan menempelkan kuping di tembok itu. Tetapi sekarang diberikan pagar besi karena banyak pengunjung jahil yang mencoret-coret tembok tersebut.

Area terakhir yaitu Circular Mound Altar. Altar ini berbentuk bulat berlapis 3 dan digunakan untuk persembahan saat musim dingin di setiap tahunnya. Ceremony ini dibuat sebagai ungkapan terima kasih kepada Heaven dan berharap semua hal akan berjalan dengan baik.

Circular Mound Altar


Selesai dari Circular Mound Altar, saya kembali berjalan balik menuju East Gate untuk keluar. Area Temple of Heaven benar-benar sangat luas kalau mau diputarin seluruhnya. Saat berjalan keluar, saya melihat ada beberapa taman yaitu Flower Garden dan Rose Garden. Sayang sekali saat itu tidak ada bunga yang bermekaran.


Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s